Home » Berita » Berita Desa » Dibuka Bupati Mempawah, GBBD di Desa Benuang Kec. Toho Kab. Mempawah

Dibuka Bupati Mempawah, GBBD di Desa Benuang Kec. Toho Kab. Mempawah

Oleh

Deni Trius

Desa Benuang – Pemerintah Kabupaten Mempawah melanjutkan safari program Gema Bina Bangun Desa (GBBD) tahun 2023 di Desa Benuang dan Desa Sambora, Kecamatan Toho, Selasa (3/10) pagi.
Kegiatan yang dibuka Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH itu dihadiri elemen masyarakat Kecamatan Toho, termasuk Tokoh Adat Panglima Jilah. Hadir pula Wakil Bupati Mempawah H Muhammad Pagi, Ketua PKK Hj Julina Muhammad Pagi, Kepala OPD Pemkab Mempawah, BPJS Ketenagakerjaan, Samsat, Bank Kalbar, Camat serta para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Toho. Bupati Erlina dalam sambutannya menjelaskan, GBBD merupakan merupakan bagian dari upaya pelaksanaan Nawa Cita Presiden Joko Widodo khususnya pada poin ketiga yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat desa dalam kerangka negara kesatuan. “GBBD sekaligus sarana pertemuan bagi Kepala Daerah dengan masyarakat desa. Tujuannya, mendekatkan para pemimpin di Kabupaten Mempawah dengan masyarakat desa, serta memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat desa,” jelas Bupati.Masih dalam kesempatan itu, bupati menjabarkan empat kunci sukses dalam membangun desa. Yakni, adanya transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa. “Akuntabilitas tidak hanya diperlukan sebagai bentuk pertanggungjawaban dana, namun juga kepada seluruh masyarakat desa,” tuturnya.
Kemudian, lanjut bupati, adanya komitmen peran serta masyarakat. Karena desa yang sukses terlihat dari peran aktif masyarakatnya. Lalu, masih dikatakan bupati, kunci sukses lainnya adalah menyangkut kepemimpinan yang akan menentukan kesuksesan pengelolaan dana desa. “Kunci sukses terakhir adalah keputusan atas aspek fokus penggunaan dana. Pada desa-desa yang sukses, mereka memutuskan dengan tepat kebutuhan penggunaan dana desa,” tegasnya.

Sesi dialog dengan tokoh masyarakt yaitu Pangalima Jilah

Usai berdialog dengan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Mempawah menyalurkan berbagai bantuan di dua lokasi GBBD diantaranya, bantuan beras sebanyak 3,8 ton, penyerahan kartu BPJS untuk RT/RW dan pekerja rentan di Kecamatan Toho, santunan kematian, bantuan krayon dan buku mewarnai, bantuan seragam sekolah, serta penyaluran bantuan alat mesin pertanian (alsintan) untuk sejumlah kelompok tani.(wah)
Disamping mempererat silaturahmi, timpal Bupati, GBBD menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat guna mengetahui secara langsung apa yang masih menjadi permasalahan di desa. “Setelah kita mengetahui masalahnya, kemudian akan kita carikan solusinya bersama-sama atau kita programkan dalam rencana pembangunan daerah. Makanya, kami berharap pelayanan lansung dan bantuan ini benar-benar bisa dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat desa,” harapnya.

Pemberian berbagai bantuan oleh Bupati mempawah Hj. Erlina

Lebih jauh, Bupati menekankan melalui program GBBD tersebut tidak ada lagi kesenjangan antara pejabat dan masyarakat desa di Kabupaten Mempawah.
Sebab, masyarakat desa sudah saling kenal dan dapat bicara langsung kepada para pejabat daerah. “Dan kita bisa akomodir untuk programkan apa saja yang memang masyarakat perlukan untuk diprogramkan di lingkungannya,” sebutnya. Masih dalam kesempatan itu, bupati menjabarkan empat kunci sukses dalam membangun desa. Yakni, adanya transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa. “Akuntabilitas tidak hanya diperlukan sebagai bentuk pertanggungjawaban dana, namun juga kepada seluruh masyarakat desa,” tuturnya.


Kemudian, lanjut bupati, adanya komitmen peran serta masyarakat. Karena desa yang sukses terlihat dari peran aktif masyarakatnya. Lalu, masih dikatakan bupati, kunci sukses lainnya adalah menyangkut kepemimpinan yang akan menentukan kesuksesan pengelolaan dana desa.
“Kunci sukses terakhir adalah keputusan atas aspek fokus penggunaan dana. Pada desa-desa yang sukses, mereka memutuskan dengan tepat kebutuhan penggunaan dana desa,” tegasnya.

Share:

Tinggalkan komentar